Header Ads

ads header

Breaking News

Pembinaan Guru dan Karyawan SD Muhammadiyah Bogor Oleh PCM dan PDM

Playen, 24 Desember 2021 | Majelis Dikdasmen PCM Playen bersama Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Gunungkidul melaksanakan pembinaan guru dan karyawan SD Muhammadiyah Bogor. Acara ini dilaksanakan di aula SD Muhammadiyah Bogor yang dihadiri oleh 32 guru dan karyawan. 

        Kegiatan tersebut dimulai dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama, kemudian dilanjutkan sambutan oleh kepala sekolah SD Muhammadiyah Bogor ibu Indah Haryani, S.Pd. beliau mengatakan bahwa SD Muhammadiyah Bogor selalu berinovasi tiada henti bersama bapak/ibu guru untuk menciptakan siswa-siswi yang berkarakter. Ibu Indah Haryani, S.Pd. juga mengucapkan terimakasih kepada PCM Playen dan Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Gunungkidul yang telah memberikan pembinaan guru dan karyawan SD Muhammadiyah Bogor. 

Sambutan yang kedua oleh Bapak H. Subandi selaku ketua Majelis Dikdasmen PCM Playen, beliau menjelaskan bahwa pedidikan itu ada 3 yaitu formal, informal, dan non formal.

“Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Sedangkan pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.”

        Pembinaan selanjutnya dari ketua Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Gunungkidul bapak Drs. H. Tamsir, M.Pd. mengatakan bahwa SD Muhammadiyah Bogor telah menjadi kader Muhammadiyah yang telah berkembang dengan pesat derkat kinerja kapala sekolah beserta staf jajarannya. 

Terkait dengan karakter pegawai di lingkungan Muhammadiyah, bapak Drs. H. Tamsir, M.Pd.  berharap semua pegawai harus mampu menyesuaikan diri dengan aturan yang ada di sekolah. 

“Pendidikan karakter tidak akan berkembang jika tidak didahului dengan keteladanan. Keteladanan dalam hal ibadah, bersikap, berpakaian, dan berbicara. Jadi seorang guru itu adalah figur bagi peserta didiknya. Sebagai guru juga harus memiliki integritas tinggi untuk mendidik siswa-siwinya. Guru sekolah Muhammadiyah itu adalah sebagai pejuang untuk persyarikatan, tanamkan jiwa pejuang dalam bekerja, menjadi pendidik di Muhammadiyah.” 

“Sebagai guru dan karyawan Muhammadiyah harus memiliki semangat yang tinggi untuk kemajuan sekolah serta anak didiknya. Guru dan karyawan juga harus berani menerima keritikan karena orang yang beriman jika diberi kritikan akan dijadikan motivasi untuk lebih baik lagi.”


Tidak ada komentar